Kamis, 04 Januari 2018

D I A


D I A

Jika langit digantikan olehNya menjadi  malam ke siang.
Begitu pun juga sebaliknya. 
Tidak ada yang sulit bagiNya mengubah apapun di dunia ini. 
Yakin saja dulu, nanti ada saja jalannya.

"Jangan lelah untuk berdoa ya."

22.10.2017

Selasa, 02 Januari 2018

CURUG CIAMPEA

Perjalanan singkat, One Day Trip (ODT) bahasa yang familiar diperdengarkan. Hari itu meet up di stasiun bogor. Lokasi di dekat curuh nagka. Kita naik grab car dari stasiun. Kami turun di indomaret tanjolaya. Dari situ kami jalan. Jalan kurang lebih kurang dari 1 jam. Kalau naik motor bisa naik sampai pintu masuknya. Tetep sih setelah itu jalan kaki juga.


Kami jalan berempat aku, ika, niyah dan ka riki. Kami dari stasiun sekitar jam8 an. Padahal rencananya jam7 sampai di stasiun kwkw. Harap maklum ada drama nyari kamar mandi setelah keluar dari stasiun bogor.

Btw, jangan lupa ya bawa peralatan-peralatan pribadi kalau ke curug dan mau nyemplung hihi. Bawa baju ganti khusus bawahan dan kaos kaki ya. Karena 80% pasti akan basah dan kan harus sholat. Jalan-jalan boleh, jaga kebersihan dan iman itu selalu ya.

Setelah kurang lebih satu jam melewati rumah warga, naik gunung turuni lembah #lebay, akhirnya kita sampaaaai.... Padahal rute ini, kalo bawa motornya sat set banget, sok sok an mau tracking wkwk. Lumayan lah bikin kurus..wkwk

Tanda kita udah masuk areanya, ada gubuk jual karcis. Rupanya masuk sini dipungut biaya 20 ribu rupiah. Lumayan mahal lah untuk curug ya. Ku udah lama sih, mungkin udh segituan kali ya jaman sekarang hihi.

Ini tanda udah masuk areanya.
Sayangnya, dari situ masih lumayanlah. Lewati hutan pinus dan sedikit potongan sungai. Lokasi curug di bawah. Di sepanjang jalan, banyak area foto yang dapat kita abadi kan kok. Contohnya ada di bawah ini. wkwk. Narsisable...



Lokasinya jauh di bawah dan terdapat banyak batuan besar. Perhatikan, setiap perjalanan, pakai sepatu yang sangat nyaman. Usahakan gunakan sendal gunung atau sepatu yang tapaknya tidak licin ya untuk jalur yang tidak rata dan bebatuan.


Bawa cemilan cepuluh sebelas juga wkwk. Karena untuk mencegah harga gorengan yang luar binasa. wkwk. Untunglah salah satu teman saya, ka riki bawa nasting. Yeaay! Bikin hawa nya kayak naik gunung. #lebay Oia btw di lokasi ada satu gubuk yang jualan minuman hangat dan gorengan ya. Nasting itu kompor kecil yang biasa dipake untuk traveling outdoor. Nah kita bikin hot matcha dan pop mie deeh.. untung sebelum jalan kita belanja pop mie dan chiki  dll, lumayan bisa ganjal perut pas nyampe d curug gaes..


Untuk lokasi ada beberapa titik badai disana. Yang moto sih badai juga wkwk. Thanks to ka riki. Spotnya menarik dan pasti butuh perjuangan loh nyampe sini gengs. Hati-hati banyak batuan berlumut, ku sering jatoh jadinya hiks. Hati-hati..

By Ka riki


Vlog singkat nih gengs, lumayan buat referensi kesana.