Kamis, 24 November 2016

December Sale

Hi!
See you in December!
Don't forget check our instagram, follow and shopping!


#decembersale #decemberfun

Review Book #2

Hai mau review kedua nih! Yeay!

Berikut ini buku kedua yang gue baca bukunya buku profesor Rhenald Kasali. Manstaap keren out of the box banget lah profesor yang satu ini. Buku yang gue baca pertama dulu judulnya "30 paspor di kelas sang profesor". Buku yang kali mau gue review sebenernya buku yang lebih jadul dari buku sebelumnya gue baca ya tapi gue baru baca dan tau akhir-akhir ini. Liat aja lebih kumel ya bukunya hehe. Gue enggak atau ini buku bokap atau kakak gue. Judulnya "SELF DRIVING"


Amazing book! Buku yang bikin semangat untuk ngide. Yes nge-ide nyari ide. Haha Duh bahasa gue aneh ya. wkwkwk. Kata yang nyes banget itu.
Kegagalan umumnya bukan disebabkan oleh kurangnya pengetahuan atau bakat, melainkan kurang gigih.
Karena gue pernah mengalami putus asa karena enggak memperjuangkan sesuatu dengan maksimal. wkwk. Jangan putus asa yak!

Di dalam buku ini dibahas membangun diri menjadi orang lebih kritis dan kreatif menanggapi masalah maupun ilmu yang kita terima di era milenium ini. Maklum aja sekarang jamannya globalisasi dimana-dimana share dengan copy paste. Apakah kita sebagai kita termasuk yang suka nge-share atau pembuat bahan share. Banyak hasil tulisan profesor yang telah dipublished di koran dan studi kasus yang bisa diambil hikmahnya.

Bahasanya ringan sekali untuk kalangan umur 20 tahunan. Wajib dibaca yang lagi down dan nyari semangat buat ngide. 

I hope I will meet You in somewhere prof.


Note: Semoga saling bermanfaat.

Regards,
Agnisaa


Minggu, 13 November 2016

Sosok Ayah sebagai Penentu Arah

Assalamualaikum..

Jumat kemarin topik kajian di Masjid Sunda Kelapa adalah Sosok Ayah sebagai Penentu Arah. Topik yang paling rame dibahas karena yang datang lebih banyak dibanding sebelum-sebelumnya. Hujan di hari itu ternyata tidak menyurutkan teman-teman bahkan mahmud (mamah muda) dan ibu-ibu lainnya untuk datang. Ternyata ruang sebelah (pria) juga tidak kalah ramai.

Kajian ini banyak dibahas bagaimana seorang ayah dapat dijadikan panutan oleh anaknya. Bagaimana sosok ayah yang disambut anaknya ketika pulang kerja dengan riang. Cerita nabi Ibrahim atas ketekunannya mengajari Ismail mengenai tauhid. Mengajari menomor satukan perintah Allah yang harus segera dilaksanakan. Dengar adzan, harus segera hentikan apapun pekerjaan yang dilakukan kemudian shalat. Bahkan ketika turun perintah Allah ketika itu, Ibrahim untuk menyembelih Ismail, Ismail yang di saat itu sudah paham dan tidak takut atas perintah Allah yang segera dilakukan, Ia lantas tidak ragu untuk pasrah disembelih dan disaat itu pula Allah mengganti dirinya dengan seekor kambing atau domba.

Mulai belajar mengenali Allah sejak dini, dengan meluruskan akidahnya. Setelah itu skillnya.
Lengkapnya bisa dilihat di youtube ya.

Sejenak, teringat sosok ayah. Kangen main ketawa sama ayah..

Salam rindu yang tiada tara,
Agnisaa

Selasa, 08 November 2016

Kepada Secangkir Kopi

Secangkir dengan ribuan kisah yang panjang.
Seteguk rasa canda dan ketawa..
"Ngopi yuk!"

Kamu minum kopi aku minum susu, masih bisa disebut ngekopisusu kan?

Siapa aku?
Siapa kamu?
Atau siapa kita?