Kamis, 25 Februari 2016

Berusaha sudah sekuat karang dan baja. Kemudian doa sebagai penyempurna dari 99% menjadi 100%.

#The power of doa.

Jumat, 19 Februari 2016

Parenting?

Menikah dan mempunyai anak bukan hal yang mudah dijalani. Banyak persiapan yang harus dilakukan bukan? Bukan sekedar materi tapi ilmu juga penting. Seberapa pun target menikahmu enggak membatasi kamu untuk belajar bukan? Belajar parenting bukan hanya untuk ibu-ibu. Namanya belajar, kan untuk pengetahuan juga. Khususnya untuk anak perempuan umur diatas 20 tahun.

Saya bertemu seorang ibu yang memiliki jenjang karir yang cukup tinggi di sebuah perusahaan ternama. Memiliki seorang anak yang sangat cerdas berumur 3 tahun. Menghafal lebih 85 jenis bendera negara-negara di dunia. Dan bahkan banyak negara bagian yang baru saya ketahui saat itu. Tidak hanya sekedar hafal warna bendera dan lafalnya saja tapi juga spellingnya (ejaannya). Wow! Tidak hanya itu bahkan dia sudah banyak hafal bacaan juz amma dan masih banyak lagi. Khusus untuk bendera, sebagai orang tua mereka sudah memiliki sebuah aplikasi dan video yang diputar setiap hari dan diulang ketika dia sedang bermain. Jadi jangan kaget kalau dia sudah sehafal itu.
Dan ketika bayi, setiap malam sebelum tidur ada lagu alfabet dalam bahasa inggris yang diputar. Sehingga sampai sekarang pun, dia sudah lancar berbahasa inggris. Bahkan bahasa Indonesianya aja ada yang enggak diketahuinya -__-

Okelah sepertinya kami bisa saling private ya dek, hahaha.

Lain lagi ada seorang ibu yang memiliki anak belajar secara home schooling. Namanya Kaysan. Saya pernah bertemu di salah satu acara komunitas hijau di jakarta. Dia salah satu anak kecil yang berbeda. Lha iya wong yang lain mahasiswa, dia sendiri masih bocah yang menghadiri acara tersebut. Rupa sistem didik yang ditawarkan ibunya sedikit unik. Belajar dari sekolah yang tidak melulu monoton. Bahkan ibunya membuat kurikulum sendiri. Diumurnya yang masih belia, kaysan sudah bisa fotografi, hafal jenis-burung, menggambar dan lainnya yang belum banyak bisa dilakukan sebagian besar anak kecil seumurannya.

Nah, yang kita bisa simpulin disini. Setiap orangtua punya cara tersendiri mendidik anaknya yang penting punya tujuan agar anaknya berkualitas baik ingin menjadi apa. Bakat dan potensi itu dikembangkan bukan ada sejak lahir. Jadi sebagus apa pun potensinya kalau tidak diasah semua akan biasa-biasa saja. Mau jadi penghafal Al-qur’an, menjadi pembisnis, dokter, engineer atau apapun semua sangat baik.

Tulisan ini sebagai sharing ilmu aja, siapa tahu bermanfaat dan sebagai media pembelajaran untuk saya pribadi.

Februari 2016


Agnisaa

Kamis, 18 Februari 2016

Sawangan Adventure

Welcome to 2016! *telat hahaha.

Kebumen adalah salah satu kota di jawa tengah. Lokasinya di sisi selatan pulau jawa. Yes, alhamdulillah bisa terdampar ke lokasi ini. Beruntungnya selama perjalanan tidak hujan besar, gerimis sebentar ketika malam hari. Perjalan singkat ini seru banget karena bertemu orang-orang baru. Mereka yang biasa berkegiatan outdoor jadi agak speachless ngeliat diri sendiri yang sedikit kurang persiapannya. Belum punya  banyak peralatan, jadi ada beberapa alat yang pinjam karena memang harus camping. Maklum bukan anak outdoor, wkwkwk.

Selama perjalanan outdoor yang mesti dinoted yaitu alas kaki. Harus banget nyaman sama injekannya, kuat dan enggak rapuh. Apalagi jarak tempuh tracking yang jauh dan bebatuan. Toh ini buat keselamatan diri juga supaya tidak mudah jatuh. Untuk kegiatan outdoor sendiri, ada dua macam alas kaki, ada sandal tracking sama sepatu tracking. Kalau ada kegiatan atau tempat yang behubungan dengan air saya mengusulkan pakai sendal outdoor saja, kalau naik gunung bolehlah pakai sepatu. Tapi berhubung saya bukan maniak naik gunung belum punya sepatunya hehehe.

Perjalanan ke Kebumen ada dua tujuan, pertama main di goa dan kedua main pantai. Hal yang diluar dugaan saya adalah jarak tempuh tracking goa sawangan lumayan jauh dan naik turun. Bebatuan yang besar dan di tengah perjalanan di luar area goa, ada air terjun  dan mata air. Takjub deh ngobrol sama suhu (orang lokal yang menemani selama tracking) banyak cerita tentang area sawangan.

Ternyata area sawangan semua tediri dari banyak goa. Bahkan area-area jalur tracking, tanpa diduga dibawahnya berupa goa juga. Namun tidak semua goa dapat dijelahi untuk wisata, hanya ada beberapa goa, goa sawangan satu untuk carving, goa siwowo untuk rafling, flying fox dan lain-lain. Area sawangan juga masih dalam pengembangan wisata. Karena  baru 6 bulan jadi tempat hits dan happening. Tapi ini juga belum terlalu ramai karena memang benar-benar masih baru dan masih dalam pengembangan alat-alat savety untuk wisata. Untuk penginapan, bisa camping tapi yang lucunya ada toilet di dekat area camping. Cuma dua toilet tapi lumayan banget. Hehe








Terima kasih Yoni, Mba Rani, Mba Maya dan teman-teman dari Backpacker Jakarta.


Ini ceritaku, kamu?

Agnisaa