Minggu, 15 November 2015

Backpacker

Halo!

Halo gimana rasanya punya penghasilan? Happy aja atau happy banget?

Gimana punya penghasilan pertama kali? Ya kebanyakan orang ketika punya penghasilan adalah merasa bangga dengan hasil jerih payahnya. Enak ya bebas mau dipake apa aja. Dari urusan kecil sampe urusan besar. Beda rasanya dapat uang dari orang tua kan? Ya walaupun selama kuliah juga kebanyakan dari kita juga udah ada yang mulai punya penghasilan sendiri tapi ada taste yang beda. Hehe

Awal-awal punya penghasilan sendiri bisa beli ini itu. Jalan kemana-mana jajan ini itu dll. Kebanyakan seperti itu. Kalian apa kabar?

Yes semua ada masanya kok. Masa belum kepikiran apa-apa sampe mulai sadar harus mikir apa-apa. Umur sudah berapa dan harusnya ngapain. Ya walaupun masih muda belia, tapi siapa yang enggak mau sukses semuda mungkin. Enggak salah kan kalo mimpi sukses semuda-mudanya?

Nah, untuk para backpacker apa kabar nih yang sudah punya penghasilan? Pasti semakin punya prioritas lokasi-lokasi yang akan dikunjungi kan?hehe, Suatu hari punya sedikit obrolan dengan partner sharing saya, kenapa enggak nyoba backpackernya ke arab aja umroh gitu misalnya? Kalo kita bisa prioritas jalan-jalan ke seluruh penjuru indonesia kenapa enggak diniatkan lebih lurus untuk wisata religi.

Butuh dana banyak. Itu bukan kendala tapi mindset kendala. Yes bener banget! Kalo backpacker ke padang aja niatnya pake niat banget, sampe nyari-nyari tiket dll. Terus kesana enggak bisa kenapa? Toh rejeki sudah ada yang ngatur tergantung niat dan usaha kan.

Jadi inget deh cerita Ust.Yusuf Mansur tentang power of doa. Suatu hari anaknya minta dibelikan sepatu baru. Lagi-lagi beliau bukan tipe ayah yang langsung memberikan anaknya begitu saja. Beliau mengajarkan agar anaknya tidak bergantung kepadanya tapi harusnya bergantung sama Allah. 
"Nak mintanya bukan sama papa, tapi sama Allah ya"
Si anak diam dan pergi. Rupanya si anak semakin rajin  shalat dhuha, shalat malam dan zikirnya. 

Entah suatu hari setelah sebulan dari obrolan sepatu, Ust.YM diundang oleh perusahaan nike untuk berceramah. Sebuah bingkisan diterima ustad sepulang mengisi acara tersebut. Ketika di mobil, beliau mencoba sepatu yang diberikan dari perusahaan sebagai bingkisan. 
"Wah enggak muat" Kata ustad.
"Padahal sudah saya bilang pak ukuran sepatu bapak" ucap supirnya.
"Ya sudah tidak apa-apa."

Keluar dari mobil, Ust YM disambut anaknya. Kemudian ketika supirnya membawa kantong sepatu tersebut, anaknya langsung mengambil dan membukanya. 
"Pah muat!! makasi pah!". 

Wow!

The power of doa.




Terima kasih, semoga ada rezeki dan umur.

November 2015


Agnisaa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar